Senin, 07 November 2016

Alamat palsu (bahan P A untuk Kaum Muda Remaja)

Nama                           : Derti Afriana Benu
Judul                           : Alamat Palsu
Konteks bacaan           : Matius 7:7-8

Pengantar                    : sebenarnya doa itu apa sih? Mengapa kita harus berdoa? Apakah di zaman sekarang kita masih harus berdoa? Pentingnya apa sih? Banyak kita berpikir bahwa untuk mendapatkan sesuatu maka kita harus bekerja bukan dengan berdoa, berpikir bahwa untuk mendapatkan motor, handpfhone, pacar, rumah dan apa saja itu tidak bisa didapatkan dari doa tetapi semuanya itu didapatkan dari bekerja, mengumpulkan banyak uang dan membeli itu semua, gampangkan???? Nggak perlu berdoa sampai capek, nangis-nangis dan sebagainya. Cukup kerja keras, mengumpulkan banyak uang dan membeli semuanya itu. Tetapi firman Tuhan mengajarkan kita untuk berdoa, hari gini disuruh berdoa??? sorry gw sibuk guys….. kalaupun kita mau berdoa, kita pasti ragu soalnya dari dulu kita thu terus berdoa tapi nggak pernah ada satu doa pun yang terjawab. Malahan saat kita bekerja dan mengumpulkan banyak uang barulah kita dapatin semua yang kita pengen. Tapi sekali lagi firman Tuhan mengajarkan kita untuk berdoa.

Pertanyaan                  :
1.      Mengapa kita harus berdoa? Dan apakah sampai sekarang kita harus berdoa? Sedangkan jelas-jelas bahwa kita dapatkan semua yang kita pengen itu dari bekerja bukan dari doa.
2.      Kenapa sih kok dari dulu aku berdoa tapi nggak pernah dijawab-jawab sama Tuhan, apakah aku salah berdoa?

Jawaban                      :
1.      Kita harus berdoa karena Firman Tuhan berkata berdoalah senantiasa. Sampai sekarang kita masih harus berdoa. Walaupun jelas-jelas bahwa saat kita berdoa, seolah-olah kita tidak melihat hasil dari doa tersebut, dan memang kenyataannya bahwa untuk memperoleh segala seuatu yang kita inginkan, orang dunia mengatakan bukan karena doa tapi karena bakerja namun kita perlu menyadari bahwa semua yang kita dapatkan itu adalah hasil dari doa baik itu doa yang kita sendiri doakan ataupun doa yang dinaikan orang lain untuk kita. Ex kita pernah berdoa untuk dapat kerjaan akhirnya kita dapat, dll sebagainya.
2.      Jikalau kita belum dapat jawaban doa maka ada kemungkinan beberapa hal. Kita dapat melihat ini dari dua sisi. Jika dilihat dari sisi Tuhan maka ada tiga jawaban doa yang seringkali ada jikalau kita berdoa yaitu yang pertama, “Ya”, jawaban ya kita peroleh jikalau sesuatu yang kita doakan itu sudah harus kita dapatkan, dalam artian bahwa kita dapatkan itu karena Tuhan tahu bahwa yang kita minta itu sudah kita butuhkan, atau dengan kata lain sudah waktunya untuk kita dapatkan. Jawaban doa yang kedua yaitu jawaban “tunggu dulu” jikalau kita mendapatkan jawaban doa yang demikian maka itu bukan karena Tuhan tidak mendengarkan doa kita tetapi belum waktunya untuk Tuhan menjawab, mungkin yang kita minta belum menjadi kebutuhan kita tetapi masih merupakan keinginan kita saja. Jawaban doa yang ketiga yaitu “tidak” ini adalah jawaban doa yang sering kita bilang “kok aku berdoa terus sama Tuhan tap kok nggak pernah dijawab sama Tuhan ea uudah lama banget akhirnya aku jadi malas berdoa”. Dengan memperoleh jawaban doa yang seperti ini kebanyakan kita berkata bahwa Tuhan “jahat, tidak baik” dan lain sebagainya namun jawaban doa ini perlu kita pahami bahwa apa yang kita minta itu bukan yang kita butuhkan tapi itu keinginan atau kita salah meminta. Misalnya kita diajak oleh teman untuk pergi ke pusat perbelanjaan untuk membali sendal sebagai gantinya sendal kita yang udah rusak, ketika di sana kita malah tidak melihat atau memilih sendal namun kita memilih tas yang sebenarnya kita sudah punya 3 di rumah, nah berarti yang kita lakukan adalah kita memenuhi keinginan kita bukan kebutuhan kita. Itulah yang terkadang kita lakukan sehingga membuat Tuhan berkata tidak atas doa yang kita naikan. Kemudian jikalau dilihat dari sisi kita (yang menaikan doa) ada kemungkinan kita tidak yakin dengan apa yang kita doakan, ex: minta mujizat kesembuhan tapi ragu sama Tuhan apakah benar saya akan mengalami kesembuhan atau tidak, kemungkinan juga masih ada sesuatu yg belum beres di dalam hati kita dengan orang lain atau bahkan ada dosa yang tersembunyi yang masih kita lakukan sebagai kebiasaan berdosa.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar