Nama :
Derti Afriana Benu
Judul :
Alamat Palsu
Konteks bacaan :
Matius 7:7-8
Pengantar :
sebenarnya doa itu apa sih? Mengapa kita harus berdoa? Apakah di zaman sekarang
kita masih harus berdoa? Pentingnya apa sih? Banyak kita berpikir bahwa untuk
mendapatkan sesuatu maka kita harus bekerja bukan dengan berdoa, berpikir bahwa
untuk mendapatkan motor, handpfhone, pacar, rumah dan apa saja itu tidak bisa
didapatkan dari doa tetapi semuanya itu didapatkan dari bekerja, mengumpulkan
banyak uang dan membeli itu semua, gampangkan???? Nggak perlu berdoa sampai
capek, nangis-nangis dan sebagainya. Cukup kerja keras, mengumpulkan banyak
uang dan membeli semuanya itu. Tetapi firman Tuhan mengajarkan kita untuk
berdoa, hari gini disuruh berdoa??? sorry gw sibuk guys….. kalaupun kita mau
berdoa, kita pasti ragu soalnya dari dulu kita thu terus berdoa tapi nggak
pernah ada satu doa pun yang terjawab. Malahan saat kita bekerja dan
mengumpulkan banyak uang barulah kita dapatin semua yang kita pengen. Tapi
sekali lagi firman Tuhan mengajarkan kita untuk berdoa.
Pertanyaan :
1.
Mengapa kita harus berdoa? Dan apakah sampai sekarang
kita harus berdoa? Sedangkan jelas-jelas bahwa kita dapatkan semua yang kita
pengen itu dari bekerja bukan dari doa.
2.
Kenapa sih kok dari dulu aku berdoa tapi nggak pernah
dijawab-jawab sama Tuhan, apakah aku salah berdoa?
Jawaban :
1.
Kita harus berdoa karena Firman Tuhan berkata berdoalah
senantiasa. Sampai sekarang kita masih harus berdoa. Walaupun jelas-jelas bahwa
saat kita berdoa, seolah-olah kita tidak melihat hasil dari doa tersebut, dan
memang kenyataannya bahwa untuk memperoleh segala seuatu yang kita inginkan,
orang dunia mengatakan bukan karena doa tapi karena bakerja namun kita perlu
menyadari bahwa semua yang kita dapatkan itu adalah hasil dari doa baik itu doa
yang kita sendiri doakan ataupun doa yang dinaikan orang lain untuk kita. Ex
kita pernah berdoa untuk dapat kerjaan akhirnya kita dapat, dll sebagainya.
2.
Jikalau kita belum dapat jawaban doa maka ada
kemungkinan beberapa hal. Kita dapat melihat ini dari dua sisi. Jika dilihat
dari sisi Tuhan maka ada tiga jawaban doa yang seringkali ada jikalau kita
berdoa yaitu yang pertama, “Ya”, jawaban ya kita peroleh jikalau sesuatu yang
kita doakan itu sudah harus kita dapatkan, dalam artian bahwa kita dapatkan itu
karena Tuhan tahu bahwa yang kita minta itu sudah kita butuhkan, atau dengan
kata lain sudah waktunya untuk kita dapatkan. Jawaban doa yang kedua yaitu jawaban
“tunggu dulu” jikalau kita mendapatkan jawaban doa yang demikian maka itu bukan
karena Tuhan tidak mendengarkan doa kita tetapi belum waktunya untuk Tuhan
menjawab, mungkin yang kita minta belum menjadi kebutuhan kita tetapi masih
merupakan keinginan kita saja. Jawaban doa yang ketiga yaitu “tidak” ini adalah
jawaban doa yang sering kita bilang “kok aku berdoa terus sama Tuhan tap kok
nggak pernah dijawab sama Tuhan ea uudah lama banget akhirnya aku jadi malas
berdoa”. Dengan memperoleh jawaban doa yang seperti ini kebanyakan kita berkata
bahwa Tuhan “jahat, tidak baik” dan lain sebagainya namun jawaban doa ini perlu
kita pahami bahwa apa yang kita minta itu bukan yang kita butuhkan tapi itu
keinginan atau kita salah meminta. Misalnya kita diajak oleh teman untuk pergi
ke pusat perbelanjaan untuk membali sendal sebagai gantinya sendal kita yang
udah rusak, ketika di sana kita malah tidak melihat atau memilih sendal namun
kita memilih tas yang sebenarnya kita sudah punya 3 di rumah, nah berarti yang
kita lakukan adalah kita memenuhi keinginan kita bukan kebutuhan kita. Itulah
yang terkadang kita lakukan sehingga membuat Tuhan berkata tidak atas doa yang
kita naikan. Kemudian jikalau dilihat dari sisi kita (yang menaikan doa) ada
kemungkinan kita tidak yakin dengan apa yang kita doakan, ex: minta mujizat
kesembuhan tapi ragu sama Tuhan apakah benar saya akan mengalami kesembuhan
atau tidak, kemungkinan juga masih ada sesuatu yg belum beres di dalam hati
kita dengan orang lain atau bahkan ada dosa yang tersembunyi yang masih kita
lakukan sebagai kebiasaan berdosa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar